Hubungi Kami |  Disclaimer   
Pengaduan Rekening Dana Investor

Login AKSes
 Online Trading & Reporting
AOnline
Aplikasi online untuk melakukan transaksi beli dan jual saham secara aman, real time dan mudah.
selengkapnya
AO Reporting
Sistem online laporan data nasabah Erdikha.
Daftar
User Login


 Lembaga Terkait

 Keterbukaan Informasi

IPO PT Charnic Capital Tbk

charnic

Tambahan Informasi
IPO PT. Charnic Capital Tbk

charnic




 Informasi Nasabah
Perubahan Fraksi Harga
Perubahan Waktu Perdagangan BEI
Pengumuman Rekening Investor

  
Reach Your Goal with Us
Success
Bussiness
Bootstrap Carousel
  Market Review & Outlook
22 Mei 2018
Speaking About Wrong Medicine

IHSG 5,734 -49.46 -0.86%
Foreign Net Sell YTD -40.59T

R2: 5933
R1: 5851
S1: 5769
S2: 5698

Indeks pada perdagangan awal pekan kemarin ditutup di zona merah. Candle mendekati support terdekat di 5693. Stochastic nampak melanjutkan pelemahan dengan ruang pelemahan relatif sempit dan memasuki area oversold. Sementara itu Bill William nampak menunjukan candle break lower fractal yang menandakan bahwa indeks ada kemungkinan melanjutkan pelemahan, hal tersebut didukung pula dengan momentum masih berada diareal negatif dan fasenya masih mengalami decelerasi. Indeks diprediksi akan sideways cenderung melemah karena belum nampak sinyal teknikal rebound. Namun apabila indeks mampu bergerak di atas resistance 5773 ada kemungkinan indeks akan melakukan teknikal rebound. Range pergerakan saham pada hari ini 5693-5773. Waspada stop-loss 5723


Global Sentiment
US
Bursa saham AS berhasil ditutup menguat pada perdagangan awal pekan kemarin, menyusul gencatan senjata perdagangan antara AS dan China yang meredakan kekhawatiran perang dagang. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan bahwa AS dan China sepakat untuk tidak saling melancarkan ancaman tarif masing-masing. Sektor industri pada indeks S&P naik 1,5%. Saham Boeing Co, yang menjual sekitar seperempat dari pesawat komersialnya kepada pembeli China, melonjak 3,6%. Saham ini mencatat kenaikan persentase terbesar pada Dow Jones, sekaligus mengangkat indeks blue-chip tersebut. Sentimen meredanya tensi perdagangan juga mendorong produsen chip, yang klien utamanya termasuk perusahaan-perusahaan China, dengan indeks chip Philadelphia naik 1,1%. Adapun sektor teknologi naik 0,8%. Tidak semua pelaku bisnis AS menyambut positif gencatan senjata perdagangan kedua negara. Beberapa memperingatkan bahwa AS akan sulit membangun kembali momentum untuk mengatasi apa yang mereka pandang sebagai kebijakan China yang meresahkan.

EROPA
Bursa saham Eropa berakhir naik pada perdagangan awal pekan kemarin di tengah meredanya kekhawatiran perang dagang mengangkat dolar AS dan mendukung eksportir. Faktor bersentimen baik dari gencatan senjata perdagangan antara Amerika Serikat dan China memperkuat sentimen bagi aset berisiko, sedangkan pound yang lebih lemah memberi adrenalin bagi blue chips di Euro. Aktivitas perdagangan di Eropa sedikit dibatasi dengan tutupnya sejumlah bursa saham, termasuk Jerman karena libur nasional. Di sisi lain, indeks saham di Italia membukukan pelemahan. Pasar ekuitas Italia mengalami penurunan terbesar dalam satu pekan sejak awal Maret pada Jumat akibat kekhawatiran bahwa pemerintahan baru dapat melonggarkan disiplin fiskal.

ASIA
Bursa saham China berhasil melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut pada perdagangan kemarin seiring meredeanya tensi perang dagang. Pemerintahan Amerika Serikat (AS) tidak akan mengenakan tarif pada produk-produk China untuk saat ini, setelah kedua negara membuat kemajuan terkait isu perdagangan selama dua hari perundingan. China menyatakan akan meningkatkan pembelian barang-barang Amerika Serikat (AS) secara signifikan, meski masih belum jelas nilai peningkatan yang dimaksud. Sejumlah perusahaan transportasi, khususnya perusahaan pengapalam, menjadi pendorong terbesar terhadap reli bursa China, dengan saham Cosco Shipping Holdings ditutup naik 7,4%. Menurut para analis, kesepakatan penghentian perang dagang ini positif untuk permintaan pengapalan.

LOCAL
Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7 days reverse repo rate sebesar 25 basis poin ke 4,5% belum ampuh untuk meredam pelemahan nilai tukar. Sentimen eksternal, yaitu laju penguatan dolar Amerika Serikat (AS), ternyata lebih dominan dalam mewarnai pergerakan mata uang Tanah Air. Sebab, pasar tengah menantikan rilis ikhtisar (minutes of meeting) The Federal Reserve/The Fed edisi April 2018 yang akan keluar pada Kamis dini hari waktu Indonesia. Pelaku pasar ingin memastikan apakah The Fed benar-benar akan menempuh kenaikan suku bunga yang lebih agresif atau masih sesuai dengan perkiraan. Sembari menunggu, investor nampaknya sudah mulai ambil posisi dengan mengoleksi dolar AS. Di sisi lain investor juga nampaknya menganggap kenaikan suku bunga acuan justru berpotensi menekan perekonomian domestik yang sebenarnya belum pulih. Masalahnya, penyaluran kredit saat ini masih lesu. Dalam kondisi suku bunga acuan yang lebih rendah seperti kemarin saja pertumbuhan kredit baru di kisaran 8%. Jika suku bunga kredit naik, maka konsumen dan pelaku usaha akan berpikir ribuan kali sebelum mengajukan pinjaman ke bank.


Trading Idea

Erdikha 3

Rekomendasi hari ini:     2018-05-22

Saham Harga Sup Res Keterangan Rekomen
AALI 13025 12600 13400 Golden cross MA 25 BUY
ACES 1230 1100 1300 Two days reversal patern BUY
BBTN 2770 2700 3100 Bullish harami BUY

Watchlist

saham-saham yang perlu diperhatikan

Saham Harga Sup Res Keterangan Rekomen
PTPP 2330 2100 2400 Doji SELL
ASII 6525 6450 7100 Matching low BUY
WSBP 384 365 395 Stochastic dead cross SELL

Erdikha Daily Report dan Rekomendasi Erdikha 3 didistribusikan via email setiap hari bursa dan dapat dilihat juga di website: http://www.erdikha.com.

Rekomendasi Erdikha 3 juga di broadcast setiap hari melalui blackberry messenger (bbm). Silakan contact Erdikha Sekuritas di pin bb 26463555.









  Berita Harian
       Copyright 2010 PT Erdikha Elit Sekuritas. All rights reserved.                                                                                   Home  |   AOnline  |   Tentang Kami  |   Service  |   Berita