Hubungi Kami |  Disclaimer   
Pengaduan Rekening Dana Investor

Login AKSes
 Online Trading & Reporting
AOnline
Aplikasi online untuk melakukan transaksi beli dan jual saham secara aman, real time dan mudah.
selengkapnya
AO Reporting
Sistem online laporan data nasabah Erdikha.
Daftar
User Login


 Lembaga Terkait







 Keterbukaan Informasi

Keterbukaan Informasi
IPO PT Fuji Finance Indonesia Tbk

fuji_finance

Prospektus Ringkas
IPO PT ENVY TECHNOLOGIES INDONESIA TBK

envy

Informasi Tambahan Prospektus Ringkas
IPO PT ENVY TECHNOLOGIES INDONESIA TBK

envy

Informasi Tambahan Prospektus
IPO PT Fuji Finance Indonesia Tbk

fuji_finance





 Informasi Nasabah
Perubahan T+3 menjadi T+2
  
Perubahan Penyelesaian T+3 menjadi T+2
Success
Bussiness
Bootstrap Carousel
  Market Review & Outlook
19 September 2019
The Bulls is Trying to come back

IHSG 6277  39.94 0.64%
Net Foreign Buy YTD……..50.85T

R2: 6330
R1: 6300
S1: 6262
S2: 6237

*IHSG Outlook*
Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat terjadi consolidation menguji resistance level 6300, apabila level ini tertembus maka berpotensi melanjutkan penguatan hingga menguji level resistance 6330. Indikator stochastic nampak menunjukkan golden cross di level 30 adanya indikasi potensi penguatan yang didukung dengan adanya sinyal beli pada stochastic atau "buy signal on stochastic". Indeks nampak ditransaksikan cukup ramai dengan nilai transaksi terjadi sebesar 7,86 triliun, kendati asing masih melakukan aksi jual bersih sebesar 338 miliar. Penguatan indeks ditopang oleh sektor Misc -Ind (2.703%), Finance (1.062%), Property (0.779%), Manufactur (0.709%), Infrastructur (0.574%), Consumer (0.418%), Basic-Ind (0.252%), kendati dibebani oleh sektor Trade (-0.215%), Mining (-0.377%), Agriculture (-0.977%) yang masih mencoba mengalami pelemahan meskipun kurang signifikan. Indeks pada hari ini diperkirakan masih bergerak cenderungan menguat dengan range pergerakan 6260 sampai 6330. Saham-saham yang dicermati investor untuk hari ini yaitu meliputi ASII,INCO,ANTM,HMSP.

*Global Sentiment*
Sentimen hari ini yaitu The Fed akhirnya memutuskan kembali memangkas suku bunga (Federal Funds Rate/FFR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 1,75%-2%, tetapi hal tersebut belum cukup mendongkrak kinerja bursa saham AS. Dampak dinamika global terhadap outlook perekonomian AS, serta inflasi yang rendah menjadi alasan utama The The Fed memangkas suku bunga. Alasan tersebut masih sama dengan bulan Juli lalu ketika bank sentral paling powerful di dunia ini memangkas suku bunga 25 bps.

Sentimen kedua yaitu Bank Indonesia (BI) yang akan mengumumkan suku bunga. Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan Gubernur Perry Warijyo dan sejawat akan kembali menurunkan BI 7 Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,25%. Jika hal tersebut sampai terjadi, berarti BI memangkas suku bunga dalam tiga bulan berturut-turut. Selain itu, memasuki kuartal III-2019, neraca perdagangan RI mencatat defisit tidak terlalu besar di bulan Juli, kemudian berbalik surplus di bulan Agustus meski tidak terlalu besar juga. Bisa dikatakan neraca perdagangan RI lebih stabil di kuartal III-2019, sehingga defisit neraca pembayaran (current account deficit/CAD) bisa membaik.

*Stock News*
*ASII menguat Rp 225 (+3.47%) ke level Rp 6,700*
Kinerja penjualan mobil PT Astra International Tbk. (ASII) di pasar domestik sepanjang Januari-Agustus mengalami penurunan 8,15% dibandingkan penjualan pada periode yang sama pada tahun lalu.Total penjualan mobil Astra yang terdiri dari merek Toyota, Daihatsu, Isuzu, dan Peugeot mencapai 344.216 unit. Adapun pada Januari-Agustus 2018 total penjualan Astra mencapai sebanyak 374,744 unit. Sementara itu, penjualan mobil non-Astra seperti Mitsubishi, Suzuki, Honda, dan Nissan mencapai 316.070 unit. Dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, angka penjualan itu mengalami penurunan sebesar 18,69%.

*INTP melemah Rp 75 (-0.35%) ke level Rp 20,775*
Penjualan semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) pada Agustus 2019 mengalami penurunan sebesar 5,8 persen secara tahunan. Direktur dan Sekretaris Perusahaan Indocement Tunggal Prakarsa Antonius Marcos mengatakan volume penjualan semen perseroan mencapai 1,6 juta ton. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun lalu. Jika dibandingkan dengan volume penjualan bulan sebelumnya juga terdapat penurunan. Pada Juli 2019 volume penjualan perseroan sebesar 1,7 juta ton.

*Indikator*
Pertumbuhan ekonomi (Q II-2019)______________ 5,05% YoY
Inflasi (Agustus 2019)_______________________ 3,49% YoY
BI 7 Day Reverse Repo Rate (Agustus 2019)____ 5,5%
Defisit anggaran (APBN 2019)_________________ -1,84% PDB
Transaksi berjalan (Q II-2019)_______________ -3,04% PDB
Neraca pembayaran (Q II-2019)________________ -US$ 1,98 miliar
Cadangan devisa (Agustus 2019)__________________ US$ 126,4 miliar



Trading Idea

Erdikha 3

Rekomendasi hari ini:     2019-09-19

Saham Harga Sup Res Keterangan Rekomen
ANTM 1050 1030 1120 Golden Cross, Huge Volume Accumulation BUY
EXCL 3440 3450 3620 Consolidation BUY
MEDC 785 750 780 Death Cross BUY

Watchlist

saham-saham yang perlu diperhatikan

Saham Harga Sup Res Keterangan Rekomen
- 0 0 0 - BUY
- 0 0 0 - BUY
- 0 0 0 - BUY

Erdikha Daily Report dan Rekomendasi Erdikha 3 didistribusikan via email setiap hari bursa dan dapat dilihat juga di website: http://www.erdikha.com.

Rekomendasi Erdikha 3 juga di broadcast setiap hari melalui blackberry messenger (bbm). Silakan contact Erdikha Sekuritas di pin bb 26463555.









  Berita Harian
       Copyright © 2010 PT Erdikha Elit Sekuritas. All rights reserved.                                                                                   Home  |   AOnline  |   Tentang Kami  |   Service  |   Berita