Riset & Berita

DI 2020, KINERJA TRANS POWER MARINE BAKAL TERTEKAN HINGGA 20% KARENA EFEK COVID-19

11152712 IQPlus, (30/7) - PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) mengaku dampak dari pandemi Covid-19 dirasakan oleh sektor pelayaran.

Alhasil, kinerja perusahaan pada tahun ini diperkirakan akan menurun cukup signifikan lanataran Virus Corona yang melanda di hampir seluruh negara. Presiden Direktur TPMA, Ronny Kurniawan mengaku bahwa, Pandemi COVID-19 memang sangat mempengaruhi khusunya pada permintaan komoditas batu bara di pasar yang menurun drastis.

Dengan melemahnya permintaan batu bara, tentunya memberikan dampak kurang baik terhadap perusahaan sebagai jasa angkut komoditas tersebut. "Kebutuh batu bara baik lokal maupun ekspor itu sepi sekarang lantaran COVID-19, dan hasilnya yah bisnis perusahaan yah ikut kena dampaknya.

Kalau dihitung, mungkin profit Perusahaan tahun ini bakal menurun sekitar 15% hingga 20% baik itu volumen, revenue dan laba,"tutur Ronny dalam acara Publik Ekspos, di Jakarta, Kamis. Dalam kesempatan yang sama Rudy Sutiono, Corporate Secretary TPMA menambahkan, kalau tahun kemarin perusahaan kebanjiran order hingga perusahaan menyewa sampai sekitar 10-13 armada, namun tahun ini dapat dipastikan Perusahaan justru akan mengurangi armada (sewa).

"Pandemi ini sangat mempengaruhi bisnis perusahaan, soalnya PLN kelebihan kapasitas jadi berkurang pengangkutan batu bara, kemudian gedung dan perkantoran juga banyak yang tutup lantaran PSBB jadi ngaruh semuanya lah.

Kalau tahun sebelumnya kita berani sewa kapal sampai belasan kapal, kalau tahun ini kita kurangin paling yang sewa tinggal 3-4 kapal saj,"ungkapnya. Lebih lanjut Rudy juga mengatakan, untuk tahun ini perusahaan hanya menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 45 milyar.

Adapun dana capex tersebut akan dipergunakan untuk perbaikan dan pemeliharaan armada kapal,"pungkasnya.

(end/as) .

Share this Post:

Related Posts: