Riset & Berita

HINGGA 25 NOVEMBER 2020, REALISASI PENYALURAN FLPP CAPAI Rp10,61 TRILIUN

30150457 IQPlus, (26/11) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mencatat penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 101 persen per 25 November 2020. "Penyaluran FLPP hingga saat ini telah mencapai angka di atas 100 persen dikarenakan adanya top up kuota pada bank pelaksana," ujar Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis. Hingga per 25 November 2020, realisasi penyaluran FLPP 2020 telah mencapai Rp10,61 triliun yang disalurkan ke 103.529 rumah, atau telah mencapai 101 persen. Dengan demikian total realisasi penyaluran FLPP dari 2010 hingga 25 November 2020 adalah Rp54,98 triliun atau sebanyak 759.131 rumah. Masih dalam rangkaian acara Rapat Koordinasi Invonasi Teknologi Informasi PPDPP (Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan) bersama dengan bank pelaksana penyalur KPR Sejahtera FLPP Tahun 2020, PPDPP juga memperkenalkan SiPetruk (Sistem Pemantauan Konstruksi) kepada Bank Pelaksana.

Sistem ini diperuntukkan bagi para pengembang untuk memastikan kualitas hunian yang dibangun. Direktur Operasi, Martanto Boedi Joewono, yang memberikan demonstrasi terhadap sistem ini menyampaikan bahwa SiPetruk merupakan aplikasi berbasis Android yang dapat diunduh pada platform Google Playstore.

Aplikasi ini terintegrasi singel ID dengan Aplikasi SIKI (Sistem Infromasi Kontruksi Indonesia) Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) sehingga user dan password untuk login ke aplikasi Sipetruk sama dengan login ke Aplikasi SIKI. Secara teknis, aplikasi ini akan dilaksanakan oleh Manajemen Konstruksi (MK) yang telah terdaftar di LPJK dengan konsep kemitraan.

MK akan mengunjungi lokasi perumahan sesuai notifikasi pengajuan pemantauan dari para pengembang perumahan yang telah terdaftar pada aplikasi SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang).

MK kemudian akan memantau konstruksi dan mengisi data sesuai dengan menu yang disediakan oleh SiPetruk yang telah menggunakan Artificial Intelegency (AI).

Apabila seluruh proses isian yang dipersyaratkan oleh SiPetruk telah terpenuhi dan sesuai, maka unit rumah tersebut siap menjadi objek agunan KPR Martanto juga memastikan dalam pengambilan data di lapangan dapat dilakukan tanpa jaringan internet.

.Jangkauan koneksi internet tidak menjadi masalah di lapangan, karena MK foto yang direkam di lokasi dapat diunggah ketika telah memperoleh sinyal.

terang Martanto. Lebih lanjut Martanto menuturkan, meskipun aplikasi ini cenderung dimanfaatkan bagi para pengembang perumahan, namun bank pelaksana juga dapat menerima manfaat dari aplikasi SiPetruk, yaitu dengan memperoleh kemudahan dokumen kelayakan karena telah diintegrasikan dengan sistem di bank pelaksana, karena akan diintegrasikan dengan sistem host to host di bank pelaksana.(end) .

Share this Post:

Related Posts: