Riset & Berita

The Bull energy is dimishing

IHSG 4514         40.53        -0.89%
Net Foreign Sell YTD……..22.9T
 
 
R2:   4680
R1:   4580
S1:   4480
S2:   4400
 
*IHSG Outlook*
IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah membentuk candle three black crows dengan menguji level support di level 4480.

Indeks diperdagangkan dengan volume transaksi yang relatif sepi sekitar 6,69 triliun dengan asing saat ini masih membukukan aksi jual bersih sebesar 956 miliar.

Pelemahan indeks dibebani oleh sektor Misc -Ind (-2.953%), Finance (-2.766%), Infrastructur (-1.923%), Agriculture (-1.618%), Basic-Ind (-0.882%), Mining (-0.832%), kendati ditopang oleh sektor Manufactur (0.314%), Trade (1.086%), Property (1.304%), Consumer (1.611%) yang masih mencoba mengalami penguatan meskipun kurang signifikan.

Indeks pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderung teknikal rebound jangka pendek pada range pergerakan 4480-4580.

 
*Global Sentiment*
Sentimen pertama yaitu terkait resiko geopolitik global yang berubah akibat wabah virus corona.

Ini berkaitan bebrerapa negara yang kecewa dengan China sehingga ada indikasi diterpa sentimen negatif yang berujung kebencian.

Selain itu, apabila hubungan  China dengan AS (dan negara-negara lainnya) terus memburuk, maka risiko perang memang sulit untuk dikesampingkan.

Sangat disayangkan jika pandemi virus corona harus berujung ke Perang Dunia III.

 
Sentimen kedua yaitu  rilis data perdagangan internasional (ekspor-impor) periode April 2020.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia menunjukkan median ekspor terkontraksi (tumbuh negatif) -1,91% year-on-year (YoY).

Sedangkan impor terkontraksi jauh lebih dalam yaitu -16,17% YoY.

Ini membuat neraca perdagangan mencatatkan defisit tipis US$ 45 juta.

Dari data perdagangan tersebut dapat dilihat bahwa pandemi COVID-19 ini sangat menekan perekonomian Indonesia.

Maka dari itu pelaku pasar akan cenderung bermain aman hingga virus corona ini dapat dijinakkan.

 
*Indikator*
Pertumbuhan ekonomi (QIV-2019 YoY) 2,97%
Inflasi (Maret 2019 YoY) 2,67%
BI 7 Day Reverse Repo Rate (Maret 2019) 4,5%
Defisit anggaran (APBN-P 2020) -5,07% PDB
Transaksi berjalan (QIV-2019) -2,72% PDB
Cadangan devisa (Maret 2019)US$ 120,97 miliar

 

.

Share this Post:

other Posts: