Bagaimana BPI Danantara dan Implikasinya terhadap Dividen serta Kinerja Saham ? || Weekly Market Update 25 Februari 2025
BPI Danantara adalah super holding baru yang akan mengelola dividen BUMN untuk investasi di proyek strategis dengan tujuan meningkatkan nilai jangka panjang perusahaan pelat merah. Skema ini berpotensi membuat BUMN lebih efisien dan berkembang, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran, terutama soal tra...nsparansi dan dampaknya terhadap pemegang saham. Dengan sebagian besar dividen dialihkan ke Danantara, investor mungkin menerima dividen lebih kecil, yang bisa mempengaruhi minat terhadap saham BUMN di pasar. Jika pengelolaannya transparan dan efektif, saham BUMN bisa semakin menarik, tetapi jika tidak, kepercayaan investor bisa menurun, memicu aksi jual di pasar. *Lantas, Bagaimana implikasi adanya BPI Danantara terhadap pasar saat ini?*
Read more
Harga Batubara Turun Terus Akibat Ancaman Trade War, Kemana Emiten Batubara di Indonesia Berjualan || Weekly Market Update 7 Februari 2025
Perang dagang AS-China bikin pasar batu bara jadi kacau, harga terus turun karena pasokan di Asia makin melimpah. China yang menahan impor dari AS bikin pedagang cari pasar baru, tapi ongkos pengiriman yang mahal jadi tantangan. Batu bara Australia juga kena imbasnya karena harus bersaing dengan har...ga batu bara AS yang lebih murah. Kondisi ini nggak cuma berdampak ke dua negara itu aja, tapi juga ke industri tambang, energi, dan manufaktur di banyak negara. Kalau perang tarif ini terus berlanjut, ekonomi global bisa makin goyang! Lantas Kemana aja batubara indonesia di perjual belikan? Apakah akan terdampak?
Read more
Musim Laporan Keuangan ! Saatnya Bagi Dividen ! Saham Apa yang Paling Royal ? || Weekly Market Update 31 Januari 2025
Mayoritas Bank BUMN di indonesia sudah Merilis kinerja keuangan. Investor nampak mulai berhitung mengenai potensi besaran dividen yang akan dibagikan sebagai kompensasi dari proses investasinya. Sementara itu, Proyeksi dividen perbankan Indonesia serta target setoran dividen BUMN pada tahun 2025 men...unjukkan optimisme pertumbuhan ekonomi nasional. Bank-bank besar baik BUMN dan SWASTA seperti BCA, BNI, dan BRI telah mengisyaratkan rencana peningkatan dividen seiring dengan kinerja laba yang positif sepanjang tahun 2024. Pemerintah juga menargetkan kontribusi signifikan dari perusahaan pelat merah untuk mendukung anggaran negara. Dengan latar belakang ini, kita seharusnya dapat melihat gambaran mendalam tentang kinerja perbankan, kebijakan dividen, dan potensi investasi yang menarik bagi para pemegang saham. Lantas, bagaimana prospek dividennya?
Read more
Dampak Kebijakan DHE: Tantangan atau Peluang? Emiten apa yang terdampak? || Weekly Market Update 24 Januari 2025
Kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang mewajibkan eksportir menempatkan 100% devisa hasil ekspor di dalam negeri selama satu tahun mulai 1 Maret 2025 memberikan dampak signifikan pada berbagai sektor emiten, terutama yang berfokus pada kegiatan ekspor. Emiten di sektor komoditas seperti pertambang...an, perkebunan, dan energi cenderung paling terdampak, mengingat tingginya eksposur mereka terhadap pasar internasional. Kebijakan ini dapat menciptakan tantangan berupa tekanan pada cash flow perusahaan akibat keterbatasan fleksibilitas dalam mengelola likuiditas valas. Di sisi lain, sektor perbankan yang menawarkan deposito valas, seperti BCA, BRI, dan Mandiri, berpotensi diuntungkan oleh kebijakan ini karena adanya peningkatan penempatan dana di instrumen keuangan domestik. Dengan insentif seperti tarif pajak penghasilan bunga 0% pada DHE, kebijakan ini juga membuka peluang bagi emiten untuk memanfaatkan fasilitas keuangan yang lebih efisien, meskipun dampak jangka panjang pada stabilitas arus kas tetap menjadi perhatian utama. Lantas Emiten apa yang akan terdampak. Apa Peluangnya?
Read more
Potensi Saham IPO Awal 2025. Apa aja Bisnisnya? || Weekly Market Update 3 Januari 2025
Mengawali tahun 2025, pasar saham Indonesia menawarkan peluang segar melalui kehadiran sejumlah emiten baru yang akan mencatatkan sahamnya di BEI. Saham-saham IPO ini menarik perhatian karena tidak hanya berasal dari sektor bisnis yang beragam, tetapi juga terafiliasi dengan tokoh pengusaha hingga p...olitisi nasional. Bagi para investor yang mencari potensi keuntungan besar di awal tahun, saham-saham ini patut kamu pelajari !
Beberapa tokoh yang terafiliasi dengan saham-saham IPO awal 2025 ini adalah pengusaha ternama, konglomerat, hingga politisi nasional yang sudah dikenal luas oleh masyarakat.
Read more
Dampak Kebijakan Trump 2.0 di ASEAN, Bagaimana ke Indonesia? || Weekly Market Update 17 Januari 2025
Kebijakan perdagangan yang akan diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump pada masa jabatan keduanya diperkirakan akan memberikan dampak signifikan bagi negara-negara di Asia Tenggara, khususnya Vietnam, Singapura, Thailand, dan Malaysia, yang memiliki paparan ekspor tinggi ke AS yang akan menjadi ya...ng paling terdampak, bahkan lebih besar dibandingkan China. Sementara itu, Indonesia diperkirakan akan mengalami dampak lebih kecil, meskipun masih terpapar secara tidak langsung, terutama dalam hal ekspor ke China. Skenario kebijakan tarif tinggi ini dapat memicu pergolakan ekonomi di kawasan, dengan risiko yang lebih rendah bagi Indonesia berkat rasio perdagangan yang relatif seimbang dengan AS dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara. Lantas, bagaimana dampaknya terhadap pasar ASEAN terutama Indonesia?
Read more
"Divestasi Jumbo Emiten di Tahun 2024. Lantas, Bagaimana Penjelasan lengkapnya?" || Weekly Market Update 20 Desember 2024
Tahun 2024 menjadi momen penting bagi sejumlah emiten Indonesia dalam menjalankan aksi divestasi strategis, yang mencerminkan upaya merespons tantangan ekonomi global dan kebutuhan internal perusahaan. Beberapa emiten seperti PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) meman...faatkan divestasi untuk restrukturisasi utang dan fokus pada bisnis inti, sementara PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) menggunakan langkah ini untuk menggalang dana segar guna memperkuat operasi dan mendukung ekspansi. Komitmen terhadap keberlanjutan juga terlihat dari PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) dan ADRO, yang melepas aset tidak sejalan dengan visi transisi energi hijau. Di sisi lain, kolaborasi strategis dan penyelesaian sengketa menjadi elemen penting dalam langkah divestasi yang dilakukan oleh PT Jasa Marga Tbk. (JSMR) dan PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC). Aksi-aksi ini menunjukkan bahwa divestasi tidak hanya sebagai upaya merampingkan bisnis tetapi juga sebagai alat strategis untuk memperkuat daya saing dan menciptakan pertumbuhan berk
Read more
Merger Rp104 Triliun XL Axiata dan Smartfren: Bagaimana Skemanya? Peluang Baru atau Risiko?" || Weekly Market Update 13 Desember 2024
Merger EXCL dan FREN menjadi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk adalah langkah besar yang mengubah lanskap industri telekomunikasi Indonesia. Dengan nilai gabungan mencapai Rp104 triliun, merger ini tidak hanya menciptakan entitas telekomunikasi baru tetapi juga membuka peluang sinergi besar di masa d...epan. Meski membawa harapan baru bagi industri, aksi korporasi ini juga memiliki tantangan bagi pemegang saham dan strategi operasional ke depan. Lantas, Apa saya yang harus dipertimbangkan?
Read more