Market Masih Akan Volatil, Perhatikan Perkembangan Covid-19! | 21 Des 2021 | 01 January 1970
'Indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah pada level 6547. Ditransaksikan dengan volume yang cukup ramai jika dibandingkan dengan rata-rata volume 5 hari perdagangan. Indeks dibebani oleh sektor Industrials (-1.524%), Consumer Cyclicals (-1.484%), Basic Materials (-1.292%), Financials (-1.059%), Infrastructures (-0.906%), Consumer Non-Cyclical (-0.407%), Transportation & Logistic (-0.289%), Energy (-0.273%), Properties & Real Estate (-0.109%), kendati ditopang oleh sektor Healthcare (0.129%), Technology (0.952%) yang mengalami penguatan walaupun belum signifikan. Indeks pada hari ini diperkirakan akan bergerak pada range level support 6515 dan level resistance 6580.
Bursa saham Amerika Serikat (AS) terbanting pada penutupan perdagangan Senin (20/12/2021), menyusul lonjakan kasus Covid-19 di negara maju akibat transmisi varian terbaru yakni Omicron yang memicu pembatasan sosial (lockdown). Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 433 poin (-1,23%) ke 34.932,16 terseret oleh erosi saham Boeing, Goldman Sachs dan American Express. Indeks S&P 500 terbanting 52,6 poin (-1,14%) ke 4.568,02 dan sepanjang 3 hari terakhir tergerus hingga 3%, terburuk sejak September. Sementara itu, Nasdaq drop 188,74 poin (-1,24%) ke 14.980,94 meski Netflix melesat 1,2% karena spekulasi lockdown bakal memicu pendapatan penyedia layanan streaming ini.







