Rilis Data Neraca Perdagangan Indonesia yang kembali surplus | 15 Maret 2022 | 01 January 1970
'IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat terjadi gap up membentuk pola candle doji ditransaksikan dengan volume yang relatif ramai. Indeks ditopang oleh sektor Technology (1.489%), Financials (0.912%), Consumer Non-Cyclical (0.898%), Consumer Cyclicals (0.548%), Healthcare (0.493%), Basic Materials (0.347%), kendati sedikit dibebani oleh sektor Infrastructures (-0.05%), Transportation & Logistic (-0.104%), Properties & Real Estate (-0.881%), Industrials (-1.386%), Energy (-2.693%). IHSG saat ini berada pada trend bullish jangka panjang dimana hal ini terlihat dari IHSG yang saat ini masih berada diatas MA20, MA50, dan MA200. Indeks pada hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan menguat menguji level 6880-7000.
Indeks saham utama AS alias Wall Street sebagian besar ditutup melemah pada Senin waktu setempat. Nasdaq Composite yang berbasis saham-saham teknologi anjlok 2,04% ke posisi 12.581,22. Sementara Indeks S&P 500 merosot 0,74% ke level 4.173,11 sedangkan Dow Jones Industrial Average berakhir datar, naik sekitar 1 poin ke 32.945,24.







