Wall Street Libur, 'Naga-Naganya' IHSG Gimana? | 01 January 1970
Pasar keuangan Tanah Air bergerak beragam pekan lalu. Indeks Harga Saham Gabungan melemah, sementara nilai tukar rupiah sukses menguat di hadapan dolar Amerika Serikat (AS).
Pada pekan ini, banyaknya rilis data ekonomi dari dalam negeri maupun luar negeri, yang patut dicermati investor.
Pada perdagangan Jumat (25/11), IHSG berakhir di zona merah, melemah 0,39% ke 7.053,15. Asing pun kembali melepas kepemilikan sahamnya di dalam negeri.
Dalam lima hari perdagangan terakhir, IHSG hanya menguat 2x dan sisanya mengalami koreksi. Indeks masih terjebak dalam pola sideways di rentang 7.000-7.100. IHSG terkoreksi 0,41% di sepanjang pekan lalu.
Rilis risalah pertemuan bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang mengindikasikan berkurangnya magtitude kenaikan suku bunga acuan yang lebih kecil, tidak mampu menjadi motor penggerak IHSG ke atas 7.100.
For full report, click below







