IHSG Tetap Kuat di Tengah Defisit Current Account & Yield Treasury US Menjadi Perhatian Pasar | 01 January 1970
IHSG ditutup menguat 0,73% ke posisi 6.916,45. IHSG berhasil kembali menyentuh level psikologis 6.900 pada perdagangan Selasa.
Tercatat ada tiga sektor yang menjadi penopang terbesar IHSG pada Selasa, yakni sektor infrastruktur yang mencapai 1,44%, kemudian sektor keuangan sebesar 1,11%, dan sektor energi sebesar 1,03%. IHSG ditutup menguat meski ada kabar kurang menggembirakan datang dari dalam negeri, yakni terkait data transaksi berjalan dan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI).
Transaksi berjalan mengalami defisit atau current account deficit(CAD) setelah tujuh bulan mengalami surplus. Defisit CAD RI per kuartal II-2023 sebesar US$ 1,9 miliar atau setara 0,5% PDB. Seiring dengan itu, kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal II 2023 juga tercatat defisit US$ 7,4 miliar dan posisi cadangan devisa pada akhir Juni tercatat tetap tinggi sebesar US$ 137,5 miliar dolar AS, atau setara dengan pembiayaan 6,0 bulan impor. Defisit itu terjadi di tengah kondisi penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi global serta berlanjutnya perbaikan ekonomi domestik.







