Pasar US Diproyeksi Akan Menguat, Pasar RI Mulai Optimis? | 01 January 1970
Pasar keuangan Tanah Air ditutup beragam pada perdagangan pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat 0,49% sepekan. Hingga akhir perdagangan Jumat lalu, IHSG ditutup menguat 0,36% ke posisi 7.016,844. IHSG kembali ke level psikologis 7.000 setelah kemarin terkoreksi ke level psikologis 6.900. Sepanjang pekan lalu investor melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 683,29 miliar di pasar reguler.
Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup ambrol 0,31% ke posisi 33.963,84. Sementara S&P 500 ditutup jatuh 0,23% ke posisi 4.320,06 dan Nasdaq berakhir melemah tipis 0,09% ke posisi 13.211,81.
Wall street yang berakhir 'berdarah-darah' pada perdagangan akhir pekan lalu bisa membawa angin negatif bagi indeks dalam negeri. Selain itu, pelaku pasar juga perlu mencermati sejumlah sentimen dan risiko baik dari dalam ataupun luar negeri. 'Huru-hara' pasar keuangan akibat The Fed ini diperkirakan masih akan mewarnai sentimen pasar pekan ini. Investor masih melihat dampak lebih lanjut dari keputusan untuk menahan suku bunga mengingat inflasi AS kembali nanjak. Namun, dampak huru-hara di AS diharapkan sudah mereda.







