Investor Cenderung Beralih ke Asset Safe Haven di Tengan Konflik Hamas-Palestine | 01 January 1970
IHSG pada perdagangan kemarin, Selasa (10/10/2023) ditutup menguat 0,45% atau ke 6.922,19. Kenaikan kemarin menjadikan posisi IHSG kembali berada di atas level 6.900. Penguatan IHSG kemarin didorong oleh kenaikan sektor infrastruktur 3,21%, energi 0,9%, dan siklikal 0,57%. Sedangkan, sektor yang tertekan signifikan yaitu kesehatan 0,74%, transportasi 0,37%, dan konsumsi non-siklikal 0,08%. Sebanyak 290 saham bergerak naik, 234 bergerak turun dan 332 tidak berubah dengan transaksi turnover Rp 9 triliun dengan 19 miliar lembar saham.
Dow Jones ditutup menguat 0,4% atau 134,65 poin di posisi 33.793,3 sementara S&P 500 naik 0,52% atau 22,58 poin ke posisi 4.358,24, Begitu juga dengan Nasdaq yang terapresiasi0,58% atau 78,61 poin di posisi 13.562,84.
Imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun yang menjadi acuan turun sekitar 8 basis poin menjadi 4,701%, karena investor beralih ke aset safe haven tradisional di tengah konflik. Pergerakan ini mencerminkan reaksi pertama pasar obligasi terhadap konflik Israel-Hamas seiring kembali dibukanya pasar setelah libur Hari Columbus. AS yang mendukung Israel merupakan produsen minyak dan gas terbesar dunia. Sedangkan, Iran yang mendukung Hamas juga berperan penting terhadap kontribusi energi global.







