Pasar Domestik Masih Dilanda Ketegangan Pasar Global, Kapan Akan Berakhir? | 01 January 1970
Kondisi pasar keuangan Indonesia genting. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG )anjlok 1,57% dan rupiah nyaris mencapai Rp16.000 per US$. Imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) juga melesat ke 7%, tertinggi dalam 11 bulan terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, Senin (23/10/2023) ditutup ambruk 1,57% ke posisi 6.741,964. IHSG pun terkoreksi ke level psikologis 6.700 pada pagi hari ini, setelah beberapa hari bertahan di level psikologis 6.800.
Pasar saham dan rupiah hari ini berpotensi bergerak fluktuatif seiring dengan investor yang wait and see terhadap kondisi ekonomi global dan politik nasional. Investor sedang memasang mode wait and see sembari memantau proses pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilu 2024.
Selain itu, data transaksi 16 - 19 Oktober 2023 yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI), investor asing di pasar keuangan domestik tercatat jual neto Rp5,36 triliun terdiri dari jual neto Rp3,45 triliun di pasar SBN, jual neto Rp3,01 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp1,10 triliun di SRBI.







