IHSG di Tititk Rawan, Karena Ketidakpastian Global | 01 January 1970
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau 0,41% atau di level psikologis 6.834,39 pada akhir perdagangan Rabu (25/102023). IHSG menguat didorong oleh kabar baik dari China, yang mana pemerintah setempat berencana akan meningkatkan kemampuan sistem keuangan negaranya dalam menopang ekonomi.
Selain itu, IHSG juga menguat didorong oleh kinerja positif dari dua bank terbesar di Indonesia yakni BBCA dan BBRI sheingga mendorong optimisme di sektor perbankan sekaligus menjadi penggerak kenaikan IHSG.
IHSG pada perdagangan hari ini dapat bergerak fluktuatif setelah terjadi penguatan kemarin karena kecemasan investor akan kondisi ekonomi global yang tidak menentu.
Indeks S&P 500 ditutup di bawah level penting pada hari Rabu (25/10/2023) setelah hasil kuartalan yang mengecewakan dari perusahaan induk Google, Alphabetdan rebound pada suku bunga.
Indeks acuan turun 1,43% menjadi ditutup pada 4,186.77, mengakhiri hari di bawah level 4,200 yang banyak diawasi oleh para analis grafik.Ini adalah pertama kalinya S&P 500 ditutup di bawah ambang batas ini sejak Mei.







