PMI Manufaktur Indonesia Kembali Terkoreksi, The Fed Pertahankan Suku Bunga, IHSG Akan Menguat? | 01 January 1970
Pada penutupan perdagangan kemarin, Rabu (1/11/2023), IHSG ditutup di posisi 6.642,42 atau ambruk 1,63%. Nilai perdagangan yang tercatat kemarin mencapai Rp 11,7 triliun dengan melibatkan 28,2 miliar saham. Investor asing mencatatkan net sellsebesar Rp 1,36 triliun atau sama dengan hari sebelumnya. Semua indeks sektoral kompak melemah dengan pelemahan terbesar dicatat oleh sektor energi dan kesehatan. Pasar keuangan Indonesia ambruk kemarin setelah dihujani sentimen negatif, mulai dari meningkatnya inflasi, wait and see pertemuan bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed), jatuhnya PMI Manufaktur Indonesia.
PMI manufaktur Indonesia ada di angka 51,5. Indeks PMI terjun ke level terendah sejak Mei 2023 atau terendah dalam lima bulan terakhir. Meski melandai, PMI manufaktur Indonesia sudah berada dalam fase ekspansif selama 26 bulan terakhir.PMI menggunakan angka 50 sebagai titik mula. Jika di atas 50, maka artinya dunia usaha sedang dalam fase ekspansi. Sementara di bawah itu artinya kontraksi.
Tak hanya Indonesia, ambruknya PMI juga terjadi di hampir seluruh negara ASEAN. Sinyal ini menunjukkan jika kawasan ini bisa melambat pertumbuhannya ke depan. Padahal, ASEAN adalah salah satu tujuan ekspor terbesar Indonesia.







