Ekonomi Indonesia Masih Kuat di Atas 5%, IHSG Semakin Optimis? | 01 January 1970
Pada penutupan perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (3/11/2023), IHSG ditutup di posisi 6.788,85. IHSG memang menguat 0,55% dan dalam sepekan juga naik 0,44% sepekan. Penguatan ini mematahkan tren pelemahan IHSG yang terjadi dalam dua minggu beruntun. Kendati demikian, investor asing masih mencatatkan net sell dalam seminggu terakhir dengan besaran Rp2,84 triliun namun pada Jumat (3/11/2023), investor asing tercatat melakukan net buy Rp309,33 miliar dan volume perdagangan mencapai Rp 25,77 miliar dengan turn over menyentuh Rp9,38 triliun.
Hari ini, Senin (6/11/2023), Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data pertumbuhan ekonomi kuartal III-2023. Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 12 institusi memperkirakan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,03% (year on year/yoy) dan 1,71% (quartal to quartal/qtq) pada kuartal III atau Juli-September 2023. Sebagai catatan, ekonomi Indonesia tumbuh 5,17% (yoy) dan 3,86% (qtq) pada kuartal II-2023. Sementara itu, ekonomi Indonesia tumbuh 5,73% (yoy) dan 1,83% (qtq) pada kuartal III-2022. Hasil polling sejalan dengan proyeksi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang meyakini, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2023 masih akan tumbuh di atas 5%.







