Ekonomi China Sedang Lesu, Ekspor Tanah Air Mengkhawatirkan | 01 January 1970
Pasar keuangan Indonesia pada hari ini diharapkan membaik. Pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis (8/11/2023), IHSG ditutup di posisi 6.838,23 atau menguat 0,5%. Sebanyak 253 saham menguat, 286 saham melemah sementara 216 bergerak stagnan. Nilai perdagangan yang tercatat kemarin mencapai Rp7,762 triliun dan melibatkan 15,19 miliar saham. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp466,88 miliar di semua pasar. Sejumlah saham menjadi penopang IHSG kemarin. Hingga pukul 16:00 WIB pada Rabu kemarin, saham BREN terbang 18,75% ke posisi harga Rp5.225/unit. Bahkan, saham BREN menjadi penopang terbesar IHSG di akhir perdagangan kemarin yakni mencapai 32,3 indeks poin. Saham BREN sudah ditransaksikan sebanyak 38.653 kali dengan volume sebesar 111,85 juta lembar saham dan nilai transaksinya sudah mencapai Rp545,48 miliar.
Salah satu tekanan terhadap rupiah datang dari Negara China yang merupakan mitra dagang Indonesia. China mencatat deflasi 0,2% (year on year/yoy) pada Oktober 2023, dibandingkan dengan angka yang datar pada bulan sebelumnya dan perkiraan pasar yang turun sebesar 0,1%, menunjukkan bahwa berbagai langkah stimulus dari China tidak memberikan banyak manfaat dalam merangsang pengeluaran secara keseluruhan.







