Penguatan IHSG Didorong Market Cap Besar, Market Global Menanti Inflasi US | 01 January 1970
Pasar keuangan Indonesia kompak ditutup beragam pada perdagangan Senin (13/11/2023), dimana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sejak sesi satu hingga penutupan, sementara rupiah harus melemah terhadap dolar AS. Pasar keuangan Indonesia diperkirakan akan bergerak beragam pada hari ini. IHSG pada perdagangan kemarin, Senin (13/11/2023) ditutup menguat 0,43% di level 6.838,31.
Kenaikan IHSG pada perdagangan Senin kemarin didorong oleh kenaikan semua sektor kecuali satu sektor yakni transportasi yang melemah 0,20%. Sebanyak 283 saham bergerak naik, 244 bergerak turun dan 226 tidak berubah dengan transaksi turnover 7,72 triliun dengan 21,38 miliar lembar saham. Investor asing mencatat net sell sebesar Rp 108,5 miliar. Penguatan IHSG didorong dari gemarnya asing mengoleksi saham AMMN yang naik 4,03%, BBCA yang melesat 0,57%, BMRI yang melejit 0,87% dan saham PGEO yang menguat 0,82%. Selain itu kenaikan IHSG didorong juga dari saham-saham volatile yang memilki market cap cukup besar yakni BREN yang naik 1,44% dengan market cap 709,07 triliun dan GOTO yang menguat 3,95% dengan market cap 94,91 triliun.







