Hari ini Pengumuman BI. Konsensus Memperkirakan Bertahan. Gimana IHSG? | 01 January 1970
*_Market Centiment_*
FLASH
- Pergerakan pasar keuangan Tanah Air hari ini diperkirakan bakal volatile lantaran banyak sentimen mulai dari hasil keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, pertumbuhan ekonomi China, pidato pejabat The Fed, hingga hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) kemarin.
- Semalam pergerakan wall street juga berakhir di zona merah, hal ini perlu diantisipasi lantaran bisa meningkatkan volatilitas pada pasar saham RI.
INDONESIA
- Minat Asing Deras, Hasil Lelang SUN Sesuai target sebesar Rp24 triliun dari penawaran yang masuk Rp67,56 triliun.
- Capaian tersebut merupakan yang tertinggi dalam kurun waktu setahun terakhir
- Besarnya investor asing yang masuk bisa menopang penguatan rupiah.
- Hari ini juga akan diumumkan hasil RDG BI untuk pertama kalinya di tahun ini.
- BI diramal akan kembali menahan suku bunga acuan atau BI Rate di angka 6,00%.
- Pelaku pasar juga menunggu tanggapan BI perihal kondisi ekonomi secara global khususnya eskalasi geopolitik di Laut Merah yang berkorelasi dengan inflasi.
CHINA
- China hari ini akan merilis data pertumbuhan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB) pada kuartal IV-2023.
- Konsensus pasar diprediksi tumbuh menjadi 5,3% secara tahunan YOY, dari sebelumnya sebesar 4,9% pada kuartal III-2023.
- China sebagai negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia pun mengalami dampak dari kondisi ketidakpastian global.
US
- Nanti malam dari US, akan ada pidato dari sejumlah pejabat the Fed.
- Hal ini patut kita cermati, pasalnya pidato pejabat the Fed akan memberikan gambaran bagaimana kebijakan yang kemungkinan besar akan diambil pada pertemuan FOMC akhir bulan ini.
- Apalagi untuk FOMC kali ini menjadi yang pertama kali diadakan pada 2024 dengan kondisi inflasi yang kembali memanas pada akhir tahun lalu dan pasar tenaga kerja masih ketat.
Sumber: Cnbc Indonesia, Bisnis Indonesia







