Banyak Data Ekonomi Penting Minggu Ini, Apa Aja? Gimana Respon Pasar? | 01 January 1970
*_Market Centiment_*
- Pelaku pasar perlu mencermati sejumlah isu dan sentimen penting pada perdagangan hari ini dan sepanjang pekan ke depan mengingat banyaknya data dan agenda penting yang akan terjadi sepekan ini.
- Perdagangan IHSG, SBN hingga rupiah akan dihiasi data-data penting yang diprediksi dapat mendorong menambah volatile pasar keuangan Indonesia hari ini.
- PMI Manufaktur Indonesia.
- Kamis akan ada rilis Indeks Manajer Pembelian (PMI) Nikkei Indonesia periode Januari 2024 dan data inflasi Indonesia periode Januari 2024.
- PMI manufaktur Indonesia tercatat sebesar 52,2 poin pada periode Desember 2023. Angka tersebut melesat 0,97% dibandingkan pada periode bulan November 2023 yang sebesar 51,7 poin.
- PMI manufaktur Indonesia tetap berada di zona ekspansif lantaran skornya di atas 50 poin.
- Angka tersebut sudah bertahan selama 28 bulan berturut-turut.
- Secara keseluruhan, sentimen sektor manufaktur di tanah air kembali membaik pada Desember 2023, karena perusahaan terus bertumbuh. Para pengusaha juga berharap bahwa penjualan terus meningkat pada tahun 2024.
- Inflasi Indonesia untuk Januari. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi Januari 2024 pada Kamis.
- Secara historis, inflasi Januari biasanya tinggi karena naiknya harga-harga bahan pangan akibat pola musiman yakni datangnya musim hujan.
- Berkurangnya panen pada musim hujan biasanya membuat harga sayur mayur dan cabai melonjak.
- Sebagai catatan, inflasi pada Desember tercatat 0,41% ((month to month/mtm).
- Sementara itu, secara keseluruhan tahun 2023, inflasi mencapai 2,61% (yoy) atau melandai dibandingkan realisasi tahun 2022, yakni sebesar 5,51% (yoy).
- Amerika Serikat akan terdapat rapat International Monetary Fund (IMF), kepercayaan konsumen CB periode Januari 2024 dan lowongan pekerjaan JOLTs periode Desember 2023 yang akan rilis pada Selasa.
- Pada Selasa dan Rabu waktu AS atau Rabu dan Kamis waktu Indonesia, The Fed akan menggelar pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).
- Puncaknya pada Kamis dini hari waktu Indonesia, The Fed akan mengumumkan kebijakan suku bunga.
- Pasar berekspektasi jika The Fed akan mempertahankan suku bunga di level 5,25% hingga 5,5% pada pertemuan mendatang.
- Namun, yang ditunggu pasar adalah sinyal pemangkasan ke depan. Angka inflasi terbaru AS kemungkinan akan membuat bank sentral AS lebih berhati-hati dalam menyatakan kemenangan dalam perjuangan melawan inflasi, karena hingga saat ini inflasi AS masih belum mendekati target yang ditetapkan di 2%.
- China. Dan dari negeri Tirai Bambu, China akan merilis data PMI Komposit China periode Januari 2024 dan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur China periode Januari 2024 pada Rabu (31/1/2024).
- Kemudian pada Kamis China juga akan mengumumkan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Caixin China periode Januari 2024.
- Diketahui, PMI Komposit Umum Caixin China naik menjadi 52,6 pada periode Desember 2023 dari 51,6 pada periode November 2023.
- Ini merupakan pertumbuhan aktivitas sektor swasta selama 12 bulan berturut-turut dan laju paling tajam sejak bulan Mei, karena aktivitas pabrik mengalami peningkatan terbesar dalam empat bulan dan sektor jasa berkembang pada tingkat tercepat sejak bulan Juli.
Source: CNBC Indonesia, Bisnis Indonesia, Kontan, Investor Daily







