Menanti Rilis Laporan Keuangan BBRI & BBCA. Sektor Perbankan Optimis | 01 January 1970
*MORNING IDEA SUMMARY*
_by: Erdikha Elit Sekuritas_
Wednesday, January 31, 2024
- IHSG 7,192 *Menguat* (0.49%)
- IDX Transaction Value 10.59 T
- Net Foreign Buy 488.83 B
*_Market Centiment_*
- Pelaku pasar perlu mencermati sejumlah isu dan sentimen penting pada perdagangan hari ini engingat banyaknya data dan agenda penting yang akan terjadi sepekan ini.
- Perdagangan IHSG, SBN hingga rupiah akan dihiasi data-data penting yang diprediksi dapat mendorong menambah volatile pasar keuangan Indonesia hari ini.
- Melemahnya mayoritas bursa Wall Street juga perlu diwaspadai pelaku pasar mengingat pergerakan bursa AS biasanya berdampak besar terhadap kinerja pasar keuangan global, termasuk Indonesia.
- Kemarin, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menggelar Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala yang menyimpulkan situasi Indonesia terkendali meskipun kondisi ekonomi dunia penuh ketidakpastian.
- Namun, komite mengingatkan akan sejumlah risiko ke depan, terutama dari perlambatan ekonomi global. Sri Mulyani memastikan situasi selama 2023 juga terjaga baik seperti perekonomian maupun keuangan.
- Pada hari ini, akan ada dua konferensi pers mengenai kinerja keuangan kuartal IV 2023 dari bank-bank BUMN yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
- BBRI akan melaksanakan Press Conference Paparan Kinerja Keuangan Kuartal IV 2023 pada pukul 08.30 WIB secara virtual sementara Bank Mandiri apda pukul 15:00 WIB.
- Laporan kedua bank tersebut sangat ditunggu mengingat besarnya market cap serta banyaknya investor.
- Diperkirakan, Bank BRI akan kembali mencetak rekor laba di industri perbankan.
- Direktur Utama Bank BRI Sunarso pada bulan September lalu, mengatakan bahwa target laba tahun 2023 senilai Rp 58 triliun.
- Pada tiga bulan pertama tahun 2023, Bank BRI mencatat laba bersih secara konsolidasian pada kuartal I tahun ini sebesar Rp 15,56 triliun.
- Angka tersebut naik 27,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yang sebesar Rp 12,21 triliun.
- Kemudian, BMRI juga akan melaksanakan Konferensi Pers Kinerja Kuartal IV 2023 secara virtual pada pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB.
- Bila melihat secara historis, BMRI mencetak tren kinerja yang positif.
- Berdasarkan laporan keuangan 2010 hingga akhir 2022, Bank Mandiri terus menunjukkan kinerja yang semakin membaik.
- Sepanjang 2022, laba bersih Bank Mandiri mencapai Rp41,2 triliun.
- Angka tersebut melonjak 46,9% yoy dibandingkan 2021 yang sebesar Rp28,02 triliun.
- Pada Januari-September 2023, BMRI kembali mencatatkan kinerja keuangan yang impresif. Laba bersih Bank Mandiri secara konsolidasi melesat 27,4% yoy menjadi Rp39,1 triliun.
- Sentimen terbesar pasar hari ini akan datang dari keputusan The Fed yang menggelar rapat FOMC pada Selasa dan Rabu waktu AS atau Rabu dan Kamis waktu Indonesia pukul 02:00 WIB.
- The Fed akan mengumumkan kebijakan suku bunga pada Kamis dini hari waktu Indonesia.
- Pelaku pasar berekspektasi The Fed akan mempertahankan suku bunga pada level 5,25-5,50% pada bulan ini.
- Namun, yang ditunggu pasar adalah sinyal The Fed ke depan. Pelaku pasar semula memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga pada Maret mendatang.
- Namun, masih kencangnya inflasi AS dan masih panasnya data tenaga kerja AS membuat pasar mulai pesimis.
- Proyeksi pemangkasan kini bergeser ke Mei. Keputusan The Fed akan sangat menentukan pasar keuangan global, termasuk Indonesia mengingat AS adalah perekonomian terbesar di dunia serta pencetak dolar AS.
- Perangkat The FedWatch Tool menunjukan 43,2% pelaku pasar memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga pada Maret. Proyeksi ini jauh lebih rendah dibandingkan dua pekan lalu yang masih di angka 70%an.
Source: CNBC Indonesia, Bisnis Indonesia, Kontan, Investor Daily
*_Indonesia Macro Economic Indicator_*
- GDP Growth Rate 1.6 percent
- GDP Annual Growth Rate 4.94 percent
- Unemployment Rate 5.32 percent
- Inflation Rate 2.61 percent
- Inflation Rate MoM 0.41 percent
- Interest Rate 6 percent
- Balance of Trade 3307 USD Million
- Current Account -860 USD Million
- Current Account to GDP 1 percent of GDP
- Government Debt to GDP 39.9 percent of GDP
- Government Budget -1.65 percent of GDP
- Business Confidence 13.17 points
- Manufacturing PMI 52.2 points
*_Emiten News Highlight_*
- Rig Tenders (RIGS) Catat Laba Bersih Tahun 2023 Naik 66 Persen
- DPK Sentuh Rp182 Triliun, Laba OCBC NISP Tahun 2023 Naik 23% Jadi Rp4,1 Triliun
- Kredit Merosot, Laba Bersih Bank Mega Anjlok 13,33% Jadi Rp3,51 Triliun di 2023
- Tembaga Mulia Semanan (TBMS) Kantongi Restu Stock Split 1:2
- Ashmore (AMOR) Sebar Dividen Interim Rp40,9 Miliar,
*_Rekomendasi:_*
Buy on Weakness ADMR (1,485)
Target Price: 1,510 - 1,555
Stop Loss jika di bawah 1,440
Keterangan: Bullish Breakaway, Huge Volume Accumulation, entry level: 1450-1485
Trading Buy PTBA (2,590)
Target Price: 2,640 - 2,710
Stop Loss jika di bawah 2,510
Keterangan: Consolidation, entry level: 2520-2590
Hold BBNI (5,650)
Target Price: 5,750 - 5,925
Stop Loss jika di bawah 5,475
Keterangan: Three White Souldier
Hold BMRI (6,650)
Target Price: 6,775 - 6,975
Stop Loss jika di bawah 6,450
Keterangan: Three White Souldier
Hold BRIS (2,180)
Target Price: 2,220 - 2,280
Stop Loss jika di bawah 2,110
Keterangan: Bullish Continuation
*_AO DISCLAIMER ON_*
Full report: https://erdikha.com/Edukasi







