Pemilu depan mata IHSG makin volitale, asing berwenang-wenang masuk! | 01 January 1970
*MORNING IDEA SUMMARY*
_by: Erdikha Elit Sekuritas_
Tuesday, February 13, 2024
- IHSG 7,298 *Menguat* (0.86%)
- IDX Transaction Value 12.18 T
- Net Foreign Buy 2.07 T
*_Market Centiment_*
"Global:
Indeks US ditutup bervariasi (DJI +0,3%, S&P 500 -0,1%, Nasdaq -0,3%) EIDO ditutup menguat +1.1%. Karena investor mencermati Pernyataan dari beberapa pejabat the Fed minggu ini untuk menentukan waktu penurunan suku bunga yang pertama.
Domestic:
Perdagangan sebelumnya Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat +0.9% ke level 7.247.41 Pelaku asing mencatatkan net buy 2.07 triliun (all market) dan net buy 1.80 triliun (RG market). Saham-saham yang menjadi top 5 net buy asing yaitu BBRI (562.5B), BMRI (296.0B), BBCA(287.9B), TLKM (102.5B), & BBNI (73.3B). Sedangkan top 5 net sell asing yaitu UNVR (118.7B), ASII (79.8B), BRPT (18.0B), MDKA (15.1B), CUAN (9.4B).
Pada Rabu ditetapkan sebagai hari libur nasional dalam rangka Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di mana warga Indonesia akan memilih anggota legislatif dan presiden untuk periode 2024-2029. Sentimen pemilu dan pilpres diperkirakana akan mewarnai pergerakan pasar keuangan Indonesia baik di pasar saham, rupiah, atau SBN. Terlebih. pilpres kali ini sangat penting mengingat sekitar 204,81 juta warga Indonesia Indonesia yang terdaftar memilih akan menentukan siapa presiden Indonesia berikutnya. Ada tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang ikut bertarung dalam pilpres 2024 yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Beragam survei menunjukkan jika belum ada satupun calon yang mampu mencatat elektabilitas di atas 50% untuk memenangi pilpres dalam satu putaran. Dalam survei, pasangan Prabowo-Gibran memang unggul tetapi kurang dari 50%. Masih ketatnya persaingan inilah yang diperkirakan akan sangat mempengaruhi laju pasar keuangan dalam negeri pekan ini. Diperkirakan pasar akan volatile sebelum pemilu dan kemungkinan bisa bergerak menguat atau sebaliknya melemah tajam pada Kamis pekan ini tergantung pada hasil quick count atau hitung cepat pilpres. Hasil quick count setidaknya akan menunjukkan apakah pilpres Indonesia akan berlangsung satu atau dua putaran. Pelaksanaan pilpres satu atau dua putaran ini akan mempengaruhi sentimen investasi, terutama dari investor asing. Pasalnya, belum ada kejelasan mengenai kebijakan yang akan diambil ke depan. Selain Pilpres, pelaku pasar juga menunggu hasil pemilu legislatif yang akan menentukan partai pemenang pemilu. Dalam jajak pendapat, persaingan keras terjadi antara Partai Gerindra dan PDI-Perjuangan untuk memenangkan pemilu. Kedua partai ini mengusung capres berbeda sehingga menarik dilihat apakah keduanya akan memilih berkoalisi atau oposisi jika partai dan capresnya kalah.
Source: CNBC Indonesia, Bisnis Indonesia, Kontan, Investor Daily, Tradingeconomics, RTI
*_Indonesia Macro Economic Indicator_*
- GDP Growth Rate 0.45 percent
- GDP Annual Growth Rate 5.04 percent
- Unemployment Rate 5.32 percent
- Inflation Rate 2.57 percent
- Inflation Rate MoM 0.04 percent
- Interest Rate 6 percent
- Balance of Trade 3307 USD Million
- Current Account -860 USD Million
- Current Account to GDP 1 percent of GDP
- Government Debt to GDP 39.9 percent of GDP
- Government Budget -1.65 percent of GDP
- Business Confidence 13.17 points
- Manufacturing PMI 52.9 points
*_Emiten News Highlight_*
- Link Net (LINK) Derita Rugi Rp532,98 Miliar di Tahun 2023
- Restrukturisasi Utang 5 Kreditur, SLJ Global (SULI) Private Placement 1,32 Miliar Saham
- XL Axiata (EXCL) Bukukan Laba Naik 15 Persen Jadi Rp1,28 T di 2023
- Diam-diam! Resources Fortune Tampung 489,5 Juta Saham NSSS Harga Bawah Pasar
- Bank BTN (BBTN) Bukukan Laba Naik 15 Persen Jadi Rp3 T di 2023
*_Rekomendasi:_*
Trading Buy EXCL (2,330)
Target Price: 2,370 - 2,440
Stop Loss jika di bawah 2,260
Keterangan: Ascending Triangle, entry level: 2270-2330
Trading Buy AMMN (7,750)
Target Price: 7,900 - 8,125
Stop Loss jika di bawah 7,500
Keterangan: Bullish breakaway, entry level: 7525-7750
Hold BBRI (6,025)
Target Price: 6,125 - 6,325
Stop Loss jika di bawah 5,825
Keterangan: Bullish breakaway
Buy on Weakness MEDC (1,185)
Target Price: 1,205 - 1,240
Stop Loss jika di bawah 1,145
Keterangan: Gap Up, entry level: 1150-1185
Speculative Buy MIDI (406)
Target Price: 414 - 426
Stop Loss jika di bawah 392
Keterangan: Consolidation, entry level: 394-406
*_AO DISCLAIMER ON_*
Full report: https://erdikha.com/Edukasi







