Risalah Pejabat The Fed di Tengah Kenaikan Sektor Teknologi: Tantangan dan Peluang | 01 January 1970
MORNING IDEA SUMMARY
by: Erdikha Elit Sekuritas
Thursday, March 7, 2024
- IHSG 7,330 Menguat (1.14%)
- IDX Transaction Value 9.56 T
- Net Foreign Buy 86 B
Market Centiment
KINERJA IHSG & FLOW ASING
- Pada perdagangan sebelumnya kinerja IHSG mengalami penguatan sebesar 1.14%.
- Pelaku pasar asing mencatatkan net buy dari Bursa dengan nilai akumulasi bersih sebesar 84.27 B.
- Namun secara YTD, Asing masih mencatatkan pembelian dangan nilai akumulasi sebesar 17 T.
- IHSG didorong oleh sektor properti yang mengalami penguatan +5.31% dan sektor transportasi +1.18%
SENTIMEN GLOBAL
- Indeks utama wall street ditutup kompak menguat
- didorong oleh kenaikan beberapa saham teknologi dan megacap
- Pernyataan pejabat the fed tidak akan terburu buru menurunkan suku bunga hingga inflasi telah mencapai 2%
- Laporan ADP mengindikasikan bahwa sektor swasta menambah 140.000 pekerjaan di bulan Februari, sedikit di bawah ekspektasi namun masih menunjukkan pasar tenaga kerja yang kuat
- Selain itu, lowongan pekerjaan JOLTS juga turun sedikit di bawah perkiraan
- Di sisi lain, PMI service dan compisite China masih berada di area ekspansif.
- Pemerintah China menargetkan pertumbuhan PDB sekitar 5% untuk tahun 2024 pada kongres rakyat tahunan.
- Dari domestik, Indonesia alami kenaikan inflasi menjadi 2,75 persen pada Februari 2024 dari sebelumnya 2,57 persen. Inflasi itu tertinggi sejak November.
- Inflasi yang menguat seiring kenaikan harga makanan terutama dalam tiga bulan.
- Namun, inflasi masih dalam target Bank Indonesia di kisaran 2.5±1% pada 2024.
PEKAN INI
- Sedangkan sentimen pekan ini, market akan fokus pada data pasar global seperti rilis neraca perdagangan china, data ketenaga kerjaan dan risalah dari pejabat the fed.
- Bulan Maret juga merupakan bulan-bulan dimana banyak perusahaan akan merilis data laporan keuangan tahun 2023 yang mana hal ini juga akan menjadikan market lebih volatile merespon rilis tersebut.
KOMODITAS
- Dari Komoditas, Emas melanjutkan penguatan pada perdagangan sebelumnya menuju rekor tertinggi baru $2,146 per ounce.
- Ditengah ketidak pastian emas banyak diminati oleh para investor karena merupakan asset safe heaven.
- Adanya sentimen ini akan mempengaruhi pergerakan jangka pendek saham-saham ANTM, MDKA, PSAB, dll."
Indonesia Macro Economic Indicator
- GDP Growth Rate 0.45 percent
- GDP Annual Growth Rate 5.04 percent
- Unemployment Rate 5.32 percent
- Inflation Rate 2.57 percent
- Inflation Rate MoM 0.04 percent
- Interest Rate 6 percent
- Balance of Trade 2015 USD Million
- Current Account -1290 USD Million
- Current Account to GDP 1 percent of GDP
- Government Debt to GDP 39.9 percent of GDP
- Government Budget -1.65 percent of GDP
- Business Confidence 13.17 points
- Manufacturing PMI 52.9 points
Emiten News Highlight
- Temukan Cadangan Gas 126 Miliar Kaki Kubik, Ini Tindakan ENRG
- Surplus 16 Persen, Cimory (CMRY) 2023 Koleksi Laba Rp1,24 Triliun
- BPD Banten (BEKS) Catat Pendapatan Bunga Bersih Rp196,27 Miliar
- BTN (BBTN) Restui Tebar Dividen Rp700,19M Setara 20 Persen Laba 2023
- Laba Dharma Polimetal (DRMA) Naik Mendekati 2 Kali Lipat di 2023
Rekomendasi:
Trading Buy ANTM (1,525)
Target Price: 1,555 - 1,600
Stop Loss jika di bawah 1,475
Keterangan: Bullish Breakaway, Oversold, entry level: 1480-1525
Trading Buy BREN (6,000)
Target Price: 6,100 - 6,300
Stop Loss jika di bawah 5,800
Keterangan: Huge Volume Accumulation, entry level: 5825-6000
Buy on Weakness ARTO (2,910)
Target Price: 2,960 - 3,050
Stop Loss jika di bawah 2,820
Keterangan: Huge Volume Accumulation, entry level: 2830-2910
Buy on Weakness BRIS (2,470)
Target Price: 2,510 - 2,590
Stop Loss jika di bawah 2,390
Keterangan: Bullish Harami, entry level: 2400-2470
Speculative Buy TLKM (3,900)
Target Price: 3,970 - 4,090
Stop Loss jika di bawah 3,780
Keterangan: Oversold, entry level: 3790-3900
AO DISCLAIMER ON
Full report: https://erdikha.com/Edukasi







