Wall Street dan Emas Menguat, Flow Asing Kembali Positif, Simak Rekomendasinya | 01 January 1970
MORNING IDEA SUMMARY
by: Erdikha Elit Sekuritas
Friday, March 8, 2024
- IHSG 7,374 Menguat (0.60%)
- IDX Transaction Value 11.99 T
- Net Foreign Buy 478.56 B
Market Centiment
"KINERJA IHSG & FLOW ASING
- Pada perdagangan sebelumnya kinerja IHSG mengalami penguatan sebesar 0.60%.
- Pelaku pasar asing mencatatkan net buy dari Bursa dengan nilai akumulasi bersih sebesar 478.56 B.
- Namun secara YTD, Asing masih mencatatkan pembelian dangan nilai akumulasi sebesar 17 T.
- IHSG didorong oleh sektor basic material dan sektor energi yang masing-masing mengalami penguatan +2.31% dan +0.92%
SENTIMEN GLOBAL
- Indeks utama wall street ditutup kompak menguat
- Didorong oleh kenaikan beberapa saham teknologi dan megacap
- Pernyataan pejabat the fed tidak akan terburu buru menurunkan suku bunga hingga inflasi telah mencapai 2%
- Laporan ADP mengindikasikan bahwa sektor swasta menambah 140.000 pekerjaan di bulan Februari, sedikit di bawah ekspektasi namun masih menunjukkan pasar tenaga kerja yang kuat
- Di sisi lain, PMI service dan composite China masih berada di area ekspansif.
- Pemerintah China menargetkan pertumbuhan PDB sekitar 5% untuk tahun 2024 pada kongres rakyat tahunan.
- Dari domestik, Cadangan devisa Indonesia turun menjadi USD 144 miliar pada Februari 2024 dari USD 145 miliar pada bulan sebelumnya, yang merupakan jumlah terkecil sejak November lalu, yang mencerminkan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
- Bulan Maret juga merupakan bulan-bulan dimana banyak perusahaan akan merilis data laporan keuangan tahun 2023 yang mana hal ini juga akan menjadikan market lebih volatile merespon rilis tersebut.
KOMODITAS
- Dari Komoditas, Emas menguat ke kisaran $2,155 per ounce pada hari Kamis, mengembalikan sebagian kenaikannya di pagi hari namun tetap berada pada rekor tertinggi
- karena investor mencerna data ekonomi baru dari AS, dan laporan pekerjaan penting pada hari Jumat untuk mengukur kebijakan suku bunga.
- Ditengah ketidakpastian ekonomi, emas cenderung menjadi salah satu asset safe heaven.
- Adanya sentimen ini akan mempengaruhi pergerakan jangka pendek saham-saham ANTM, MDKA, PSAB, MBMA, dll."
Indonesia Macro Economic Indicator
- GDP Growth Rate 0.45 percent
- GDP Annual Growth Rate 5.04 percent
- Unemployment Rate 5.32 percent
- Inflation Rate 2.57 percent
- Inflation Rate MoM 0.04 percent
- Interest Rate 6 percent
- Balance of Trade 2015 USD Million
- Current Account -1290 USD Million
- Current Account to GDP 1 percent of GDP
- Government Debt to GDP 39.9 percent of GDP
- Government Budget -1.65 percent of GDP
- Business Confidence 13.17 points
- Manufacturing PMI 52.9 points
Emiten News Highlight
- BEI Tegur Matahari (LPPF) Soal Rencana Bagi Dividen Rp200 per Lembar
- Laba Puradelta (DMAS) Tergerus 0,65 Persen Jadi Rp1,2T di 2023
- 2023 Finish Strong, Mitratel Capai Laba Rp2,01T, Tumbuh 12,6 Persen
- Bank Mandiri (BMRI) Bagi Dividen Rp33,03T Setara 60 Persen Laba 2023
- Capex Rp3,5 Triliun, 2024 PGAS Proyeksi Penjualan Gas Naik 4 Persen
Rekomendasi:
Hold ANTM (1,575)
Target Price: 1,605 - 1,650
Stop Loss jika di bawah 1,525
Keterangan: Bullish Breakaway, Oversold
Hold BREN (6,250)
Target Price: 6,375 - 6,550
Stop Loss jika di bawah 6,050
Keterangan: Huge Volume Accumulation
Trading Buy ADHI (292)
Target Price: 296 - 306
Stop Loss jika di bawah 282
Keterangan: Oversold, entry level: 284-292
Trading Buy ACES (820)
Target Price: 835 - 860
Stop Loss jika di bawah 795
Keterangan: Bullish Harami, entry level: 800-820
Trading Buy JSMR (5,250)
Target Price: 5,350 - 5,500
Stop Loss jika di bawah 5,075
Keterangan: Bullish Harami, entry level: 5100-5250
AO DISCLAIMER ON
Full report: https://erdikha.com/Edukasi







