Riset dan Analisis

Pasar Domestik Masih Dilanda Ketegangan Pasar Global, Kapan Akan Berakhir? | October 24,2023 / 01:37:19

Kondisi pasar keuangan Indonesia genting. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG )anjlok 1,57% dan rupiah nyaris mencapai Rp16.000 per US$. Imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) juga melesat ke 7%, tertinggi dalam 11 bulan terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, Senin (23/10/2023) ditutup ambruk 1,57% ke posisi 6.741,964. IHSG pun terkoreksi ke level psikologis 6.700 pada pagi hari ini, setelah beberapa hari bertahan di level psikologis 6.800. Pasar saham dan rupi... more

Sentimen Politik Memanas, Ke Mana Arah IHSG? | October 23,2023 / 01:45:41

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,2% atau ke 6.888,52 pada akhir perdagangan pekan ini, Jumat (8/10/2023). Secara keseluruhan, IHSG ambruk 0,9% dalam sepekan. Pelemahan ini melanjutkan tren negatif bursa saham Indonesia yang juga melemah pada pekan sebelumnya. Bursa utama Wall Street pekan ini diperkirakan akan bergerak fluktuatif. Ada tarikan dengan investor pesimis yang menjual saham dengan mereka yang mencari saham murah. Mengutip Reuters Indeks Volatilitas Cboe (VIX), u... more

Suku Bunga BI di Luar Ekspektasi Akibat Ketidakpastian Global | October 20,2023 / 01:43:09

IHSG pada perdagangan kemarin, Kamis (19/10/2023) ditutup ambles 1,18% ke posisi 6.846,43. IHSG kembali jebol ke level psikologis 6.800. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp12,03 triliun dan volume perdagangan 24,25 miliar lembar saham.Sebanyak 404 saham turun, 147 naik, dan 207 stagnan. Harga saham BBCA turun 1,13%, BBRI minus 2,91%, dan BMRI minus 2,14%. Lantaran memiliki bobot yang besar, praktis ketiga saham ini turut menjadi pemberat IHSG. IHSG ambles setelah BI memutuskan untuk menaikkan su... more

Tiga Bank Besar Catatkan Net Sell, Proyeksi Kenaikan Suku Bunga BI Mulai Muncul | October 19,2023 / 08:48:30

IHSG pada perdagangan kemarin, Rabu (18/10/2023) ditutup melemah 0,17% ke posisi 6.927,91. Nilai transaksi mencapai Rp17,83 triliun dan volume perdagangan 30,37 miliar saham. Sebanyak 321 saham turun, 209 naik, dan 220 stagnan. Investor asing melakukan penjualan bersih (net sell) Rp1,07 triliun di pasar reguler. Tiga bank besar terkena aksi jual asing. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami net sell Rp440,2 miliar di tengah penurunan harga saham 1,12%. BI hari ini akan mengumumkan ke... more


# Code Last Recommend Target Price Stop Loss Comments
1 BBRI 3950 Buy on weakness 4020-4140 3830 , entry level: 3835-3950
2 ANTM 4330 Hold 4410-4540 4200 -
3 TINS 4450 Hold 4530-4670 4310 -
4 TLKM 3650 Buy on weakness 3720-3830 3540 , entry level: 3550-3650
5 BBTN 1405 Buy on weakness 1430-1475 1360 , entry level: 1365-1405
Weekly Trading Summary (Periode: 24-28 Februari 2025)
Weekly Trading Summary (Periode: 17-21 Februari 2025)
Weekly Trading Summary (Periode: 10-14 Februari 2025)
Weekly Trading Summary (Periode: 3-7 Februari 2025)
Weekly Trading Summary (Periode: 27-31 Januari 2025)
Weekly Trading Summary (Periode: 20-24 Januari 2025)
Weekly Trading Summary (Periode: 13-17 Januari 2025)
Weekly Trading Summary (Periode: 6-10 Januari 2025)

Initiate Coverage: PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) – Mesin Laba Energi Hijau dengan Visibilitas Jangka Panjang | December 08,2025 / 13:44:14

Kinerja keuangan PGEO diproyeksikan tetap solid pada 2025 dengan pertumbuhan pendapatan +19,6% YoY menjadi USD 694 juta dan laba bersih naik +23,8% YoY menjadi USD 308 juta, didorong oleh peningkatan produksi panas bumi serta penjualan uap dan listrik berbasis kontrak jangka panjang take-or-pay dengan PLN. Profitabilitas tetap sangat kuat dengan EBITDA margin di atas 80% dan ROE meningkat ke 18,8%, seiring perbaikan struktur permodalan dengan DER turun signifikan menuju 0,25x. Dengan valuasi waj... more

Initiate Coverage: PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) – Rebound Earnings di Tengah Supercycle Emas & Hilirisasi Mineral | December 08,2025 / 13:43:08

Kinerja keuangan ANTM diproyeksikan melonjak tajam pada 2025 dengan pertumbuhan pendapatan sebesar +54% YoY menjadi Rp106,6 triliun dan laba bersih lebih dari dua kali lipat menjadi Rp7,35 triliun, didorong oleh harga emas yang berada di level tertinggi historis, pemulihan margin nikel, serta kontribusi proyek hilirisasi. EPS diperkirakan mencapai Rp306 per saham, sementara valuasi PER 2026F sebesar 13,4x masih berada di bawah rata-rata sektor tambang. Dengan ROE yang meningkat ke 21,5% pada 202... more

Initiate Coverage: PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) – Memasuki Fase Re-Rating di Puncak Produktivitas Kebun | December 08,2025 / 13:41:00

Kinerja keuangan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) diproyeksikan melesat signifikan pada 2025 dengan pertumbuhan pendapatan sebesar +41% yoy menjadi Rp2,1 triliun dan lonjakan laba bersih +122% yoy menjadi Rp677 miliar, didorong oleh usia kebun yang telah memasuki fase prime serta ekspansi kapasitas pabrik pengolahan. Lonjakan laba tersebut mendorong EPS naik ke Rp28,44 per saham dengan valuasi PER 2025F yang sangat rendah di 0,8x, jauh di bawah rata-rata sektor perkebunan 8–12x, menanda... more

Kinerja Emiten Telekomunikasi Semester I/2024 sudah rilis. Bagaimana kinerjanya? | December 05,2024 / 15:03:43

Industri telekomunikasi Indonesia pada semester I/2024 menunjukkan dinamika pertumbuhan yang menarik, dengan tiga pemain utama—PT Telkom Indonesia (TLKM), PT Indosat Tbk. (ISAT), dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL)—mencatatkan kinerja yang beragam. TLKM masih memimpin dalam hal laba bersih tertinggi, meskipun mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, ISAT mencatatkan pertumbuhan laba signifikan berkat strategi efisiensi operasional dan fokus pada pengembangan jaringan, sement... more

MPMX | December 05,2024 / 14:59:25

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menunjukkan kinerja keuangan yang solid dengan pertumbuhan laba bersih signifikan sebesar CAGR 64,38% dalam beberapa tahun terakhir, didukung efisiensi operasional dan manajemen liabilitas yang baik. Penurunan aset yang mayoritas disebabkan oleh penurunan utang memberikan dampak positif terhadap kesehatan neraca keuangan perusahaan. Dengan rasio likuiditas yang stabil di atas 1, perusahaan menunjukkan kemampuan kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. P... more

TINS | December 05,2024 / 14:55:14

Industri timah memiliki peran strategis dalam perekonomian global, terutama sebagai komponen vital dalam teknologi modern, kendaraan listrik, dan energi terbarukan. Sebagai salah satu produsen utama, PT Timah Tbk (TINS) menunjukkan kinerja yang solid di tengah tantangan global, seperti ketidakpastian geopolitik dan penurunan produksi timah dunia sebesar 6,7% pada semester I-2024. Dengan fundamental yang terus membaik, termasuk laba yang melonjak 2.570% yoy dan fokus pada efisiensi operasional, T... more

Initial Report GRIA | September 11,2023 / 14:17:59

Pangsa Pasar Perseroan yang Masih Besar Perumahan subsidi beserta peruntukannya untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki pangsa yang cukup menarik di Indonesia. Data PUPR terbaru menyatakan bahwa backlog perumahan Indonesia pada tahun 2022 mencapai 12.71 Juta jiwa dan diprediksi bakal terus bertambah sekitar 600.000-800.000 rumah tangga baru setiap tahunnya. Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sendiri yang ditargetkan untuk menjangkau segmen MBR memili... more


Edukasi dan Seminar