Pelemahan perdagangan dalam negeri, Sentimen data Nasional ddan Earnings season AS | February 10,2023 / 08:54:40
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melemah Kamis 9/2 , padahal nyaris sepanjang perdagangan berada di zona hijau. Sementara rupiah dan Surat Berharga Negara (SBN) bergerak menguat. Pada perdagangan Jumat (10/2/2023), ada risiko ketiganya akan kembali rontok, sebab banyak sentimen negatif dari eksternal dan dalam negeri
IHSG kemarin berakhir melemah 0,62% ke 6.897.36. Sebanyak 316 saham melemah, 212 saham mengalami kenaikan, dan 204 saham lainnya mendatar.Nilai transaksi mencapai Rp 1... more
Sentimen The Fed dan Laporan Keuangan untuk market hari ini. | February 09,2023 / 09:03:27
Pernyataan ketua bank sentral Amerika Serikat (AS) atau yang dikenal dengan Federal Reserve (The Fed) membuat pasar finansial global lebih lega, Namun, efeknya ternyata hanya sehari saja, ada risiko pasar finansial termasuk Indonesia kembali mengalami tekanan. Pada rabu kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menguat tipis kurang dari 0,1% ke 6.940,124. Rupiah yang anjlok lebih dari 1,7% melawan dolar AS selama dua hari sukses menguat 0,3% ke Rp 15.095/US$. Ketua The Fed, Jerome Powel... more
Ditengah sentimen eksternal bercampur, Simak prospek market hari ini. | February 08,2023 / 08:49:27
Tekanan eksternal yang berasal dari data perekonomian yang cukup besar dampaknya tidak menghalangi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk menguat Selasa kemarin. Tekanan eksternal yang cukup besar tidak menghalangi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk menguat Selasa kemarin. Kemarin, IHSG sukses mencatat penguatan 0,9% ke 6935,3 ditopang oleh sektor energi. Berdasarkan data Refinitiv, sektor energi tercatat melesat hingga 3,4% setelah harga batu bara di Ice Newcastle meroket lebih dari 9%.... more
Mix Sentimen data ekonomi global, Simak sentimen nya | February 07,2023 / 08:41:25
Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,55% ke 6.873,79. Bursa Bursa Efek Indonesia bahkan sempat merosot hingga 1%. Nilai tukar rupiah juga jeblok lebih dari 1% melawan dolar Amerika Serikat (AS) ke Rp 15.050/US$. Dari pasar obligasi, nyaris semua tenor Surat Berharga Negara (SBN) mengalami pelemahan, terlihat dari yield yang naik.
Pergerakan Bursa saham AS (Wall Street) sejak Jumat lalu mencerminkan kecemasan akan kemungkinan The Fed bertindak agresif lagi. Pada perdagangan Seni... more