Masih seputar sentimen perbankan global maupun suku bunga AS yang patut dicermati minggu ini. | March 27,2023 / 08:35:23
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menguat 1,26% ke 6.762,25, sekaligus mengakhiri kemerosotan dalam empat minggu beruntun. Libur Hari Raya Nyepi dan cuti bersama membuat perdagangan hanya berlangsung tiga hari saja, IHSG mampu mencatat penguatan sebanyak dua kali, Cukup baik dibanding Indeks regional. Rupiah juga mampu mencatat penguatan melawan dolar Amerika Serikat (AS), memperpanjang kinerja baik pekan sebelumnya. Berdasarkan data Refinitiv, rupiah tercatat melesat 1,24% ke Rp 15.150/... more
Sentimen hasil FOMC akan mempengaruhi pergerakan IHSG Hari ini setelah 2 hari libur bursa. | March 24,2023 / 08:58:35
IHSG pada perdagangan Selasa lalu ditutup melonjak 1,2% ke posisi 6.691,61. IHSG nyaris menyentuh kembali level psikologis 6.700. Nilai transaksi indeks pada perdagangan Selasa lalu mencapai sekitar Rp 8 triliun dengan melibatkan 20 miliaran saham yang berpindah tangan sebanyak 1,2 juta kali. Sebanyak 332 saham terapresiasi, 202 saham terdepresiasi, dan 175 saham lainnya stagnan. Investor asing pun mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 494,25 miliar di seluruh pasar pada perdagangan ... more
Rilis laporan keuangan beserta rencana pembelian Credit Suisse oleh UBS bisa menjadi faktor pendorong minggu ini. | March 20,2023 / 08:36:31
IHSG sepanjang pekan lalu tercatat ambles 1,29% secara point-to-point (ptp). Namun pada perdagangan Jumat (17/3/2023) pekan lalu, IHSG ditutup melonjak 1,71% di posisi 6,678,237.
Data pasar menunjukkan investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih hingga mencapai Rp 2,72 triliun di pasar reguler sepanjang pekan lalu. IHSG yang ambles, rupiah yang perkasa, dan yield SBN yang melandai terjadi berkaitan dengan kolapsnya Silicon Valley Bank (SVB) yang dimulai pada Jumat pekan lalu dan berimba... more
Investor Kini Menanti Rilis Ketenagakerjaan US, Kemana Arah IHSG? | March 10,2023 / 08:29:48
Pasar keuangan Tanah Air masih mampu mencatatkan kinerja yang impresif pada penutupan perdagangan kemarin di tengah sentimen suku bunga The Fed yang masih menjadi kekhawatiran utama investor. Akhir pekan ini investor mencermati satu data ekonomi penting dari tenaga kerja AS yang akan memberikan sinyal arah suku bunga ke depan. Wall Street yang berakhir melemah membawa potensi perlemahan pada perdagangan hari ini. Apalagi, indeks acuan Tanah Air sudah menguat pada perdagangan kemarin sehingga men... more